Jumat

ARCIVE OPINI MEMBANGUN


SIRING PENGUAT TEBING SUNGAI BARITO

Marabahan-opini membangun.Tahap penyambungan siring tebing sungai Barito di kota Marabahan untuk anggaran 2008 telah direalisasikan. Pengerjaan bangunan siring yang sudah sampai pada tahap penyambungan ketiga dari bangunan siring yang ada dipinggir sungai pusat Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala adalah merupakan rencana daerahuntuk penguatan tebing sungai Barito yang dikerjakan sacara bertahap dan berkesinambungan. Area pinggir sungai yang disiring sebelah barat dari pasar sampai mesjid yang ada di Kelurahan Ulu Benteng. Sedangkan sebelah timur sampai Mesjid Agung Al-Anwar. Sesuai dengan apa yang diterangkan Bapak Supriyono selagi menjabat Kepala Badan Perencanaan Daerah Kab. Barito Kuala. Penyambungan bangunan siring dimulai pada bulan Mei 2008 dengan pelaksana proyeknya dikerjakan oleh PT. Promix Prima Makmur dari Banjarmasin. Waktu pengerjaan 180 hari dan biaya 5,3 miliar dari anggaran DIPA tahun 2008.


Sampai saat ini pengerjaan siring tersebut sudah berjalan kurang lebih 40% sampai pada tahap pemancangan tiang beton. Pada teknisnya pengerjaan siring ini dasarnya sama dengan bangunan siring sebelumnya. Setelah dipelajari konstruksi disesuaikan dengab struktur tanah yang ada, proses pengerjaannya sederhana. Tiang-tiang beton ditumbuk dengan dalam ± 20 meter, ini sebagai tiang pondasi yang kokoh. Dibagian tebing siring dipancang beton papan yang berfungsi menahan tanah agar tidak longsor. Dibagian atasnya dicor dengan lebar 6 meter, panjang bangunan yang dikerjakan adalah 84 meter seperti yang dijelaskan salah seorang teknisi proyek saat diminta penjelasan tentang teknis pengerjaan siring tersebut.

Pengerjaan siring penguat tebing sungai kali ini diharapkan benar-benar dikerjakan secara konsisten agar menjadi bangunan siring yang kokoh dan permanent. Hal ini merupakan yang mendukung lancarnya realisasi untuk bangunan-bangunan siring selanjutnya yang sudah direncanakan bertahap dan berkesinambungan. Disamping itu dengan bangunan siring yang kokoh dapat memberikan fungsinya sebagai pencegah erosi, lebih-lebih bisa memberikan nilai kontribusi bagi daerah sebagai objek wisata.

Mengenai pergantian rumah dan bangunan warga RT. IV Kelurahan Ulu Benteng yang semestinya sudah final sampai saat ini masih mengambang, belum ada kepastian mengenaai pelaksanaanya padahal sesuai apa yang sudah disosialisasikan Pemerintah Daerah lewat Sekda, DPRD II dan bagian Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kepada masyarakat penggantian akan diselesaikan setelah unsur mencapai kesepakatan. Namun, sampai saat ini masih belum ada titik terang atas hal itu. (RZ)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar